Lorenzo Tidak Mungkin Menyesal Pergi dari Yamaha

Ramon Forcada, yang menjabat sebagai Chief Crew dari Tim Maverick Vinalis di Yamaha Movistar tak merasa bahwa mantan pebalap timnya, Jorge Lorenzo telah menyesal karena telah meninggalkan kecemerlangan bersama pabrikan asal Jepang untuk kemudian berlabuh ke Ducati pada awal tahun 2017 ini.

 

Sebagai informasi, Forcada merupakan crew chief Lorenzo selama sembilan musim di Yamaha, namun yang bersangkutan memutuskan untuk tidak ikut hijrah ke Ducati dan lebih memilih membimbing Vinales. Melihat mantan rider asuhannya, Lorenzo, yang gagal finish di argentina dan hanya mengakhiri Race di urutan ke-11 pada balapan di Qatar, Forcada mengatakan bahwa hal tersebut hanyalah proses adaptasi yang berjalan sedikit lambat bagi mantan ridernya.

 

Dia sudah menduga hal ini, namun hal tersebut tak lantas membuat Lorenzo akan menyesali keputusannya pergi dari yamaha dan menunggangi Pabrikan Ducati.

 

"Saya sudah menduga ini takkan mudah, tapi saya tak terlalu cemas. Jorge merupakan pembalap yang sangat baik, tapi ia butuh segalanya lebih mudah agar tampil baik. Kita semua tahu bahwa Ducati merupakan motor yang memiliki filosofi yang sangat berbeda dengan motor-motor Jepang," 

 

"Entahlah, tapi saya rasa ia tak menyesal. Jorge merupakan rider yang sekalinya mengambil keputusan, maka ia akan menerima segala hal yang datang padanya dan bekerja sekeras mungkin demi meraih hasil baik," Demikian Ujar Forcada kepada Reporter.

 

Akhir pekan ini, Lorenzo berpeluang memperbaiki catatan buruk tersebut ketika bermain di GP Austin, tepatnya pada tanggal 23 April 2017 mendatang. Sang Rider asal Spanyol sendiri siap tampil lebih baik, terlebih setelah sebelumya mengalami Crash di Argentina.

 

Write a comment

Comments: 0